Puas dengan apa yang ada mendatangkan kebahagiaan

Pernahkan Anda begitu fokus pada sesuatu yang Anda inginkan sehingga Anda tidak benar-benar bisa menikmati apa yang telah Anda miliki? Seberapa seringkah harapan Anda akan hal-hal besar membuat Anda merasa sepertinya apa yang telah Anda miliki sebenarnya tidak terlalu berharga, bahkan ketika ada banyak orang yang hidup dalam kekurangan?

Research membuktikan bahwa kita tidak akan sepenuhnya menghargai apa yang kita miliki ketika kita mengharapkan lebih banyak dari itu, atau ketika kita membandingkan apa yang telah kita miliki dengan apa yang seharusnya bisa kita miliki. 

Satu studi lain menemukan bahwa partisipan yang alam bawah sadarnya terekspos pada kekayaan akan menghabiskan lebih sedikit waktu dalam menikmati cokelat batangan dan menunjukkan lebih sedikit kenikmatan dibandingkan partisipan lainnya yang tidak diingatkan akan kekayaan oleh alam bawah sadarnya.

Ini adalah penelitian yang menarik yang dapat mengingatkan kita untuk mencoba lebih menikmati kehidupan kita, dengan mencoba untuk tidak memikirkan apa yang tidak kita miliki. Studi ini juga mengingatkan kita, bahwa betapa mudahnya membiarkan pikiran kita untuk menghasilkan kepuasan atau ketidak puasan terhadap apa yang telah kita miliki.

Karena itu cukupkanlah dengan apa yang ada padamu, karena hal itu akan mendatangkan kepuasan dan kebahagiaan.

Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: "Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau (Ibrani 13: 5).

Contentment is the only real wealth. - Albert Nobel.




Comments